FASE FASE PENUAAN

FASE FASE PENUAAN

Menjadi tua tentu saja tidak uiug ujug menjadi tua: kulit keriput, mata rabun, gigi tanggal, tulang keropos, rambut rontok dan seterusnya. Proses penuaan terjadi secara bertahap sesuai dengan siklus hidup manusia itu sendiri. Awalnya seorang manusia terlahir sebagai bayi, lalu tumbuh sebagai anak-anak, beranjak menjadi remaja, menjadi dewasa dan
seterusnya hingga usia menutup mata. Menurut Dr.Maria Sulindro, Direktur Medis Pasadena Antiaging, Amerika, proses penuaan manusia melewati 3 tahapan, yakni :

Fase Subklinis

Produksi hormon tubuh mulai berkurang saat kita
berusia 25-35 tahun. Tubuh kemudian bereaksi secara
kimia sehingga menghasilkan molekul kimia tidak stabil,
yakni radikal bebas.
Radikal bebas adalah molekul tanpa unsur elektron.
Karena sifatnya
Tidak stabil, radikal bebas cenderung “mencuri” partikel atau pasangan elektron dari molekul
lain sehingga menimbulkan senyawa tidak normal.

Reaksi ini kemudian terjadi secara berturut-turut hingga akhirnya
sel-sel penting dalam tubuh rusak.
Reaksi kimia yang menghasilkan radikal bebas sebenarnya wajar terjadi karena reaksi tersebut merupakan mekanisme biokimia tubuh yang normal, misalnya saat Anda bernapas dan tubuh Anda melakukan metabolisme sel. Namun, jika radikal bebas ini bertemu dengan enzim
atau asam lernak tak jenuh yang berganda, radikal bebas
justru akan merusak sel-sel penting seperti DNA, membran
sel, protein, dan kerusakan lipid peroksida yang terjadi bila
asam lemak tak jenuh terserang radikal bebas.
Tubuh Anda sebenarnya sudah memiliki penangkal
otomatis dan alami untuk mengatasi efek negatif dari radikal bebas ini. Tubuh anda memiliki sebuah enzim
yang bisa menetralisir radikal bebas. Namun karena
produksi radikal bebas juga bisa datang dan luar tubuh, sinar matahari, polusi udara, merokok, mengonsumsi makanan yang mengandung toksin maka kerja enzim tersebut perlahan melemah yang dengan menurunnya daya tahan tubuh.
Akhirnya, kulit mulai mengeriput, kemampuan penglihatan mulai menurun, penyakit kronis seperti jantung dan kanker
Dengan mudah menyerang tubuh kita. Karena itu, penuaan dini sering kali disebabkan radikal bebas ini.

Fase Transisi

Fase transisi terjadi pada Hormon yang diproduksi tubuh
jumlah besar, sekitar 25%. Fase ini merupakan fase yang cukup kritis bagi kaum hawa karena semakin menurunnya massa otot.

Penurunan massa otot ini dikenal dengan istilah sarcopenia. Dr. Phaidon L Toruan, MM, dokter gizi dan pakar hidup sehat dan Jakarta Antiaging dan Executive Fitness Consultant, menuturkan bahwa kehilangan massa berdampak besar terhadap kemampuan fisik, termasuk kemampuan fungsional tubuh seperti berjalan, berolahraga, dan sebagainya.
Kehilangan massa otot juga mengurangi kecepatan proses metabolisme tubuh, sekitar 2-5% per dekade. Akibatnya, berat badan akan bertambah kira-kira 5 kilo-gram per dekade. Inilah yang terjadi pada orang yang semakin bertambah usianya, maka semakin bertambah pula berat badannya.
Kondisi itulah yang membuat keindahan bentuk tubuh
seorang wanita menjadi berkurang. Otot-otot yang kencang
‘membungkus’ lemak tubuh menjadi kehilangan massanya
sehingga fisik tampak ‘membengkak’. Sebaliknya tubuh
yang terlanjur dijejali lemak-lemak menjadikan kelenturan kulit mengendur. Proses penuaanpun mulai benar  benar terlihat sangat nyata : kerutan kerutan diwajah, permukaan kulit menjadi kasar, timbul lipatam lipatam lemak di perut, dan seterusnya.

Fase Klinis

Saat berusia 45 tahun ke atas, maka anda tengah memasuki fase Klinis. Fase ini ditandai dengan kondisi tubuh yang mulai lemah : bergerak amat susah, mudah lelah, tulang mulai rapuh, dan sebagainya. Pada fase ini sistem kekebalan tubuh terhadap serangan virus dan penyakit semakin berkurang.

Fase ini sering kali disebut fase paceklik sebab sel sel tubuh semakin
mengalami
kerusakan, bahkan berhenti melakukan pembelahan sel untuk menghasilka sel-sel baru. Kemampuan organ tubuhuntuk menyerap nutrisi dan
Mineral dari makanan yang dikonsumsi sehari hari juga semakinberkurang. Tubuh pun menjadi sangat mudah tterkena penyakit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *