TANDA TANDA FISIK PROSES PENUAAN

TANDA TANDA FISIK PROSES PENUAAN

Pernahkah Anda melihat seorang wanita yang berusia
‘kepala dua’ tapi fisknya sudah menunjukkan tanda tanda penuaan, misal saja rambutnya mulai beruban atau wajahnya mulai berkerut kerut, seperti wanita yang telah berusia paruh 30-an…?. Kalau memang pernah, wanita seperti itulah yang disebut mengalami penuaan dini. Ya,
usianya masih terbilang muda, tapi secara fisik, wanita itu
tentu saja terbilang tua.
Berikut ini tanda-tanda penuaan secara fisik yang mudah terlihat dari penampilan seorang perempuan :
Rambut Berubah Warna

Rambut adalah mahkota para kaum hawa, begitulah kata pepatah lama.
Karena itu, memiliki rambut sehat
sudah pasti jadi impian setiap kaum hawa. Meski begitu, Anda semestinya sadar, bahwa rambut indah yang Anda
miliki, suatu saat nanti, ketika Anda semakin bertambah
usia, akan mengalami perubahan, seperti tumbuhnya uban dan kerontokan.

Perubahan warna rambut seseorang terjadi karena produksi Hormon Growth Hormone (HGH), atau yang biasa anda kenal dengan hormon yang merangsang
Pertumbuhan tulang dan jaringan sel, sernakin menurun.
hormon ini tidak berpengaruh pada warna (pigmen) kulit dan
rambut. Penelitian membuktikan bahwa kaclar HGH pada tubuh mulai menurun secara perlahan pada usia 25 tahun, dan terus berkurang hingga 14% setiap satu dekade. Pengurangan kadar HGH tersebut akan semakin
cepat pada wanita yang mengalami premature aging atau
penuaan dini.
Selain hormon HGH, Melanocyte Stimulating Hormon (MSH), juga ikut mempengaruhi pertumbuhan rambut. Hormon ini bekerja pada folike rambut dan berfungsi memberi warna rambut. Sama halnya dengan hormon HGH, hormon MSH juga
menurun kadarnya seiring bergulirnya usia.
Selain kedua hormon di atas, faktor keturunan (genetis) juga bisa mempengaruhi kondisi rambut seseorang. Jika salah satu dari orang tua, atau bahkan keduanya
mengalami pertumbuhan uban di usia muda (prematur),
maka kemungkinan besar keturunannya juga akan mengalami hal yang sama.
Kulit Keriput
Kulit adalah bagian terluar jaringan tubuh. Kulitlah
yang membungkus tubuh. Saat kulit terkelupas, rasa perih akan terasa sangat menyakitkan.
Hal ini menunjukkan bahwa disamping berfungsi sebagai pembungkus tubuh, kulit juga berfungsi sebagai pelindung sel sel di dalam tubuh. kulit juga mampu menyerap mineral, vitamin, air dan sebagainya yang penting bagi pertumbuhan.
NaIh, kulit juga akan mengalami penuaan seiring
usia bergulir, misalnya perubahan tekstur kulit (berkerut).Kulit wanita cenderung lebih cepat mengalami proses penuaan dibandingkan laki laki oleh karena beberapa faktor berikut :
1. Jumlah folikel rambut dan kelenjar minyak perempuan lebih sedikit dibanding laki laki. Kelenjar minyak berfungsi menghasilkan minyak untuk menjaga struktur kulit dan menjaga kulit agar tetap segar dan terasa lembut.
2. Jumlah pembuluh darah di area mulut perempuan lebih sedikit sehingga oksigen dan zat-zat makanan
yang diperlukan kulit tidak mudah mencapai permukaan kulit, karena sirkulasi darah ke area mulut juga sedikit.
3. Proses penuaan wanita lebih cepat karena mengalami menopause.
Pada masa menopause, kadar
estrogen yang bertugas meningkatkan elastisitas kulit mengalami penurunan. Akibatnya, aliran aliran darah ke kulit juga semakin sedikit sehingga memicu terjadinya
garis-garis kerutan pada kulit.
Jenis penuaan yang lazim terjadi pada kulit perempuan adalah timbulnya kerutan disana-sini.
Kerutan menandakan adanya penyakit pada organ tubuh. Misalkan kerutan mendatar diatas hidung disebabkan
oleh terganggunya kelenjar pankreas. Kelenjar berfungsi mengatur hormon insulin. Ketika kelenjar pankreas terganggu, produksi kadar hormon insulin di dalam tubuh meningkat secara berlebih. Akibatnya, seseorang akan mengalami kecemasan yang berlebih juga. Jika seseorang mengalami masalah psikis seperti ini, aura wajah pun akan mulai meredup. Lalu, hal itu berujung pada timbulnya kerutan kerutan pada wajah.
Penurunan Kualitas Penglihatan

Mona Lisa, Siapa yang tak kenal dengan perempuan
Ini… Meskipun ia hanya sekadar lukisan, tetapi popularitasnya sanggupmenandingi para artis Hollywood. Apa gerangan yang terjadi pada Mona Lisa begitu ppular…?
Tidak lain adalah tatapan
Matanya yang penuh misteri dan mengundang decak kagum para penikmat seni dan
masyarakat dunia. Kecantikan seorang perempuan tentu harus didukung oleh tatapan mata yang tajam dan ‘seperti
Mona Lisa’.
Tapi sayangnya, keindahan dan kualitas penglihatan tidak akan
bertahan lama. Kemampuan
lihatan dan keindahan mata Anda pun bergantung pada usia yang semakin
bertambah. Semakin tua usia, maka
semakin redup pula aura mata.
Penelitian Harvard- affiliated Brigham and Women’ s Hospital, Boston, AS, berkesimpulan bahwa wanita yang berusia diatas 40 tahun akan mengalami penurunan kemampuan penglihatan seperti penglihatan kabur dan berkabut, seperti gejala katarak atau mata lebih sensitif terhadap cahaya.
Penurunan kualitas penglihatan merupakan akibat dari menurunnya berbagai komponen yang terdapat di dalam mata itu sendiri, meliputi kornea (selaput bening),cairan mata, lensa mata, dan badan kaca. Beberapa gejala penurunan kualitas penglihatan diantaranya peradangan
keratitis, kelainan akibat radang selaput bening mata yang berakibat kornea menjadi keruh, tukak atau ulkus kornea karena infeksi bakteri, virus, jamur, serta reaksi toksis degeneratif.
Saat terjadi proses penuaan, glaukoma akut yang ditandai dengan mata merah, mata
sakit, penglihatan berkabut, pembuluh atau retina tersumbat. Demikianlah gejala gangguan mata
seperti katarak dan mata tua sering kali menjadi sesuatu
yang lazim diderita oleh setiap orang yang telah mengalami proses penuaan.

Gigi Tanggal dan Rapuh

Gigi merupakan organ bagian penting, baik bagi
Penamampilan maupun fungsinya bagi
kehidupan.
Saat seseorang tersenyum
Pada anda tanpa menunjukan giginya, apa yang Anda rasakan…?
Jika tidak mengernyitkan dahi karena heran, paling paling anda akan tersenyum karena lucu, meskipun wajahnya tampan.
Fungsi yang dijalankan gigi juga amat penting. Tanpa gigi anda mungkin hanya bisa mengonsumsi bubur sepanjang usia Anda. Gigi yang putih, rapi, dan kuat akan menunjang kecantikan wajah Anda, khususnya saat Anda tersenyum dan berbicara.

Tetapi gigi akan habis dimakan usia juga : menjadi berlubang, tanggal, menghitam, kuning, danproses perusakan lainnya.

Gigi rusak disebabkan oleh pola perawatan dan ‘perlakuan’ pada gigi yang tidak baik dan tidak sehat.

Misalnya kebiasaan menyikat gigi yang tidak beraturan.

Idealnya gosok gigi dilakukan dua kali sehari, tetapi pada kenyataannya dilakukan satu kali atau bahkan tidak sama

sekali. Kebiasaan buruk iainnya adalah ‘ngemil’ berbagai makanan yang mengandung banyak gula, sehingga memicu

turnbuhnya bakteri-bakteri perusak gigi. Kebiasaan-kebiasaan buruk ini akan mempercepat proses penurunan kekuatan dan kesehatan gigi, meskipun usia belum terlalu tua.

PAYUDARA MENGENDUR

Kira kira kita akan menebak, mengapa serial TV BAYWATCH,yang populer di era 90an, begitu terkenal dan banyak ditonton orang…?

Ya… Serial yang dibintangi Pamela Anderson ini menjadi terkenal dan banyak ditonton karena pesona payudara para pemainnya, termasuk Pamela Anderson sendiri.

Payudara merupakan salah satu SEX APPEAL (daya tarik) wanita yang tak dinafikan bagi pria mana pun. Tentusaja wanita tidak hanya mendambakan memiliki payudara yang montok dan indah,tetapi juga payudara sehat.

Tetapi, seperti organ tubuh yang lainnya, keindahan dan ‘awet’ sepanjangmasa.  Suatu saat, payudara akan mengendur, seiring usia yang semakin bertambah. Pengenduran ini disebabkan elastin dan kolagen yang berfungsi memberi kekuatan jaringan dan fleksibilitas kulit semakin menurun saat usia wanita semakin bertambah. Apalagi saat wanita mengalami menopouse, serat elastin dan kolagen tidak lagi bekerja maksimal untuk memperindah permukaan payudara. Padakondisi ini kulit perempuan mudah mengeriput. Begitupun dengan elastisitas kulit payudara juga disebabkan oleh beberapa pola hidup berikut ini :

1). Merokok

Asap rokok mengandung karsinogen yang merusak serat elastin tubuh. Serat elastin bertugas memberi elastisitas kulit.
Semakin banyak asap rokok yang merusak serat ini maka
Semakin cepat pula kulit mengendur, termasuk terjadi pada kulit payudara.

2).Diet”yo-yo”

Payudara yang mengendur biasanya diderita juga oleh orang yang terbiasa melakukan diet “yo- yo”. Diet “yo-yo”
berdampak pada hilangnya lemak payudar dengan cepat. Nah, ketika seseorang ingin menaikkan berat badan, ligamen tubuh yang menopang jaringan payudara sudah mengalami pergeseran tempat, tidak lagi di tempat semestinya untuk mendukung jaringan payudara. Akibatnya, payudara pun mudah kendur.

3). Kehamilan dan Menyusui

Selama masa kehamilan dan menyusui, payudara mengalami perubahan ukuran menjadi lebih besar dibanding
Payudara sebelumnya.
Perubahan ini disebabkan oleh semakin membesarnya kelenjar susu yang memproduksi air susu, sehingga payudara tampak membesar. Akibatnya, jaringan lemak yanglemak yang membentuk oayudara perlahan “menghilang”. NahSetelah kelenjar susu berhenti berproduksi yang ditandai berhentinya proses menyusui bayi, maka kondisi payudara akan mengempis seperti semula. Sementara itu
jaringan lemak yang ‘hilang’ saat hamil, biasanya tidak akan kembali lagi. Dapat Anda
perkirakan apa yang akan terjadi: payudara pun akan mengendur.

Gaya Tarik Bumi

Percaya atau tidak, gaya gravitasi (gaya tarik) bumi membuat payudara mengendur. Logikanyasederhana saja. Gaya gravitasi selalu menarik benda atau materi ke arah bawah. Sama halnya ketika sebuah
akan jatuh ke bawah. Demikan juga payudara yang akan tertarik ke
bawah karena faktor gaya gravitasi. Apalagi payudara tidak ditopang bra yang tepat untuk menahan efek grafitasi.
Maka payudara pun mudah ‘melorot’.

Osteoporosis

Tulang merupakan kerangka yang menopang tubuh, otot, daging, dan kulit. Tulang terbentuk sejak Anda berada
Dalam rahim. Pertumbuhan tulang terus berlangsung sampai tulang terbentuk secara lengkap. Pertumbuhan tulang berhenti saat kita berusia 25-30 tahun.
Tulang kemudian mengalami perubahan kekuatan atau REMODELLING : Pengaturan massa jaringan tulang secara perlahan. Akibatnya kadar kalsium dan fosfat pada tulangpun menyusut. Nah, saat itulah seseorang mengalami osteoporosis, yaitu pengeroposan tulang. Karena wanita mengalami menopause, penyakit osteoporosis Iehih mudah menyerang
wanita dibandingkan pria. Hal ini terjadi karena hormon estrogen yang mempengaruhi kepadatan tulang mengalami penurunan.
Osteoporosis bisa terjadi pada tulang kaki atataupun tulang belakang. Nah, osteoporosis yang terjadi pada
ruas tulang belakang mengakibatkan penderita menjadi
lebih pendek karena tulang belakang hancur. Akibatnya, penderita akan merasa sakit pada tulang, mengalami
gangguan untuk bergerak, bahkan yang lebih fatal: kelumpuhan dan cacat permanen.

Bokong Melorot

Bokong kencang dan seksi tentu merupakan impian setiap perempuan. Ini terjadi karena massa otot yang
membentuk kepadatan bokong mengalami penurunan.
Selain itu, lemak yang tertimbun di bagian bokong turut mempercepat proses mengendurnya bokong.

Kelebihan Berat Badan

Perempuan dengan berat badan berlebihan jelas
tidak enak dipandang mata. Terlebih lagi bagi mereka
yang mengalami obesitas. Selain memperlambat gerakan
fisik, obesitas juga memicu risiko dini terserang beragam
Penyakit : serang jantung, diabetes, bahkan kanker dan kematian.
Obesitas atau Overweight adalah kondisi tubuh yang memiliki berat badan berlebih karena menumpuknya
Iemak dengan kadar lemak lebih dari 30%. Obesitas tentu amat merugikan karena merusak penampilan dan kesehatan Akibatnya, elastisitas kulit akanmengendur sehingga tampak
Secara psikologis obesitas juga akan menurunkan tingkat kepercayaan diri seseorang untuk tampil di depan urnum.
Obesitas disebabkan oleh banyak faktor , antara lain tingkat kesejahteraan ekonomi, gaya hidup tak beraturan, pola
aktivitas, hingga karena faktor bawaan (genetis).
Namun, secara alamiah, obesitas sebenarnya dipicu oleh faktor usia. Perempuan yang menginjak usia paruh
baya biasanya akan mengalami perubahan bentuk tubuh.
Bentuk tubuh yang semula ideal berubah menjadi melar, Hal initerjadi karena kecepatan metabolisme tubuh
berkurang saat usia semakin tua. Lemak yang tersimpan di
dalam tubuh tidak mengalami pembakaran yang maksimal melalui proses metabolisme sehingga memicu penumpukan lemak. Berat badan seseorang dipastikan akan bertambah
tak terkendali saat lambatnya metabolisme inil diikuti oleh hidup tak sehat, misalnya malas olahraga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *